perjalanan waktu yang panjang dan jarak yang jauh.. rasanya masi membutakan hati dan otakku melihat adek kecilku..
perjalanan waktuku bersamanya memang jarang… dengan perbedaan umur dan orientasi tentunya.. membuat masing-masing sibuk dengan diri sendiri.
dimata ini.. adek kecil ini masih adek kecil ku yang tengil, jail, danĀ ceria.
hingga pada suatu ketika.. 5 hari yang lalu terdengar berita itu..
dan aku langsung terhenyak… ahh adek kecil ku ternyata dirimu sudah membesar..
berita yang aku anggap sangat amat dasyat itu, kau ceritakan kepadaku dengan tenang, dengan jernih, dengan lapang dada kau siap menanggung resiko. Padahal ku tau.. impian mu tinggal setitik lagi kau capai.. namun ternyata Allah berkehendak lain adek kecilku… jalanmu kali ini tak semulus seperti biasanya… berat.. sangat berat dimataku..
Ntahlah adik kecilku.. kalau saja “cobaan” itu terjadi pada aku, kakak mu ini.. mungkin akhir penyelesaiannya berbeda dengan jalan ceritamu.. sepertinya aku.. kakakmu tak sekuat nyalimu duhai adik kecilku..
ah adik kecilku.. ternyata kau sudah membesar… kau sudah menjadi lelaki dewasa.
Adik kecil ku, andai kau bisa melewati batu besar yang menghadang jalan mu kali ini… aku kakakmu tentunya akan merasa bangga kepadamu… bangga sekali…
Untuk sekarang ini, aku hanya bisa membantumu dengan doa dari jauh… yah hanya dengan doa… semoga Allah memudahkan jalanmu.. memberikanmu jalan yang terbaik..
Semangat yah adik kecilku… ketahuilah kakakmu selalu memperhatikanmu dari jauh..